Memilih Sudut Pandang | Forex Terbaik
Hari ini mari kami coba bermain-main dengan zoom in serta zoom out pada chart. Perbedaan perbesaran chart yang kami amati mungkin bakal menghasilkan kesimpulan yang tak sama. Perbedaan perbesaran alias saya lebih suka menyebutnya selaku sudut pandang bakal menghasilkan perbedaan tutorial pandang kami kepada sebuahposisi harga. Mari kami gunakan permisalnyaan yang mungkin memudahkan kami untuk memahami perbedaan tutorial pandang.
Semisalnya kami bakal menyeberang jalan. Sebelum kami menyeberang, pasti kami wajib mengamati terlebih dahulu lalu lintas serta kepadatan jalan tersebut, untuk menentukan kapan saat yang cocok serta aman untuk menyeberang. Nah, jika kami berdiri cocok di pinggir jalan, kami hanya bakal bisa menonton kendaraan yang lalu lalang cocok di depan kita, mungkin plus 3 meter ke kanan serta 3 meter ke kiri. Apa yang kami lihat? Wow… lalu lintas yang padat, kendaraan yang bersliweran serta suara yang bising. Kami mungkin hanya bisa menantikan untuk mencari-cari peluang menyeberang dengan aman. Kami tak tahu, apa yang terjadi 10 meter di kanan serta 10 meter di kiri kita.
Mungkin kami tak tahu bahwa 1 km di kanan terjadi kemacetan sebab 2 km sebelumnya sudah terjadi kecelakaan yang menyebabkan kemacetan parah. Kami hanya menonton imbasnya, bahwa kendaraan yang melintas di depan kami bertambah padat tanpa tahu apa penyebabnya. Kini misalnyakan jika kami mencoba menjauh dari jalan, naik ke gedung bertingkat di samping jalan tersebut serta kembali memandang arus lalu lintas. Apa yang faktor baru yang kami bisakan? Wah.. Kami nyatanya bisa terhindar dari suara bising serta bisa menonton keadaan jalan 2 km kanan serta 2 km ke kiri. Hmm… kami bakal menjadi tahu, apa penyebab kemacetan yang terjadi. Mungkin kami juga jadi bisa memperkirakan, kapan kemacetan bakal beres alias memperkirakan berapa meter kendaraan yang terjebak kemacetan tersebut.
Ok, permisalnyaan di atas bisa diterapkan juga saat kami menonton sebuah chart. Mari kami amati kedua chart berikut:
Kedua chart tersebut mengfotokan pair yang sama dalam time frame yang sama di saat yang sama pula. Bedanya, chart yang atas atas menggunakan zoom 125% sedangkan yang di bawah menggunakan zoom 50%. Bisakah kamu menonton perbedaan yang terjadi? Jika kami menggunakan zoom 125%, kami bakal memperoleh sudut pandang yang sempit dalam menonton chart tersebut, meskipun ketelitian bakal lebih tinggi, semacam halnya kami berdiri cocok di pinggir jalan tadi. Menonton keadaan yang terjadi, mungkin kami berpikir bahwa nilai sudah sangat tinggi, jadi kami menjadi ragu, apakah bakal bisa naik lebih tinggi lagi. Kini coba lihat chart yang di bawahnya. Kalau menonton keadaan dengan zoom alias sudut pandang yang lebih lebar. Kami menjadi tahu, bahwa posisi nilai kini nyatanya tetap relatif rendah dibanding posisi nilai dua tiga hari yang lalu. Menonton keadaan ini, mungkin kami bakal menjadi optimis nilai bakal bisa semakin naik.
Sekarang sudah jelas bahwa perbedaan pengamatan bakal menghasilkan perbedaan kesimpulan. Opsi ada pada masing-masing trader, apakah bakal menggunakan pengamatan yang detil tetapi tak lebih luas sudut pandangnya, alias bakal menggunakan sudut pandang yang lebih luas? Mmm, klo saya sih… pilih kedua-duanya deh. Toh kami gak wajib naik turun lift kok untuk mengubah-rubah sudut pandang kami dalam mengamati chart. Lumayan klik, ubah zoomnya aja, gampang kan?

